Elemen Jendela

December 9, 2016 - 7 minutes read

Elemen Jendela

Banyak orang yang menganggap jendela hanya terdiri atas kusen dan kaca. Padahal, ada beberapa elemen lain dari jendela yang harus Anda kenali dan ketahui agar Anda dapat membuat desian jendela yang lebih maksimal dan perawatannya pun lebih mudah dikuasai.

Bagian Jendela

Kusen
kusen sering pula dikenal sebagai kerangka atau frame jendela yang menempel pada dinding. Kusen jendela biasanya terbuat dari kayu, namun belakangan ini kusen berbahan aluminium cukup mencari perhatian, sebab dianggap dapat menciptakan kesan ruang yang luas dan lapang dan melahirkan kesan bangunan yang bersih dan modern.

Sebagai kerangka utama jendela dengan jangka waktu pemakaian tergolong lama, pastikan bahwa material yang Anda pilih kuat dan tahan terhadap kondisi cuaca yang ekstrem. Jika kusen kayu yang dipilih cek terlebih dulu kualitas kayu yang Anda pakai.  Kamper daan bangkirai adalah dua contoh jenis kayu yang sering dipakai sebagai bahan dasar kusen jendela. Menurut teori, kayu bangkirai termasuk kayu dengan tingkat keawetan tinggi, namun dari segi ketahanan terhadap rayap hanya masuk dalam kelas III. Oleh karena itu, sebelum dijadikan bahan baku kusen, kayu bangkirai kerap dikeringkan dan diberi pelindung antirayap.

Lain lagi ceritanya jika pilihan Anda jatuh pada kusen aluminium. Dewasa ini, hunian berbagai modern banyak yang memanfaatkan bahan ini sebagai material kusen jendela dan pintu. Alasannya, bahan ini menciptakan kesan ringan, sementara daya tahannya pun lama. Perawatannya juga tergolong mudah. Harga kusen aluminium memang lebih mahal dari pada kusen kayu, namun jika dibandingkan secara keseluruhan, biaya yang lebih mahal ini justru menjadi investasi, sebab perawatan bahan ini di kemudian hari tidak memerlukan biaya besar.

Daun jendela

daun jendela adalah seluruh bukaan jendela yang terdapat di dalam kerangka atau kusen. Disebut daun jendela karena bentuknya yang dapat dibuka ; ada yang dibuka dengan cara didorong ke depan, ada pula yang digeser ke samping .

Bentuk dan ukuran daun jendela cenderung mengikuti desain jendela. Jika desain jendela mengambil model jendela jalusi, otomatis bentuk daun jendela yang tercipta  adalah yang memanjang secara vertikal dengan beberapa deret kaca sekaligus.

Volume daun jendela amat bergantung pada volume kerangka atau kusen. Semakin besar dan tebal perbandingan volume kusen terhadap volume jendela secara keseluruhan, semakin kecil ukuran daun jendela. Begitu pula sebaliknya, yaitu jika perbandingan volume kusen terhadap jendela tidak perlu besar, dapat diartikan bahwa volume daun jendelanya besar.

Pengisi daun jendela

daun jendela mempunyai bagian yang disebut pengisi. Bagian inilah yang diikat atau dipegang bingkai (kerangka) daun jendela. Sebagian besar bahan yang dipilih untuk pengisi daun jendela adalah kaca. Ini dikarenakan kaca bersifat meneruskan cahaya, mampu mengontrol pansan yang masuk, dan tentunya bersifat tembus pandang. Selain kaca, kita juga perlu mengenal bahan lain, misalnya kayu. Untuk pengisi daun jendela, kayu biasanya hadir dalam bentuk jalusi. Bentuk jalusi memungkinkan aliran udara tetap bisa masuk walaupun jendela dalam keadaan tertutup. Penggunaan jendela kayu lebih dipilih untuk mendapatkan privasi, bukan untuk memasukkan vista ke dalam bangunan. Dalam bahasan ini, kami lebih memfokuskan pada material kaca, sebab material ini yang paling umum dipakai.

Banyak sekali jenis kaca yang dijual di pasaran saat ini. Khususnya untuk bangunan, kualitas, keamanan, keselamatan, dan kekuatan kaca menjadi faktor-faktor yang harus diutamakan. Dengan kecanggihan teknologi yang berkembang saat ini, kaca juga berkemampuan mengontrol panas.

Berdasarkan proses manufakturnya, terdapat 2 jenis kaca yang kita kenal luas, yaitu float glass dan rolled glass. Sebagian besar kaca yang dipakai dalam industri bangunan adalah fload glass. Kaca ini memiliki ketebalan yang sangat bervariasi, mulai dariyang lebih kecil daripada 2 mm (1/16 inci), sampai yang lebih besar daripada 2,5 mm(1 inci). Sedangkan dimensi kaca sendiri bisa mencapaai 31,8 m × 60,8 m untuk kaca dengan ketebalan 1,2 cm(1/2 inci). Dimensi kaca ini sangat dipengaruhi ketebalan dan daya tampung jasa pengetahuan.

Rolled glass, di sisi lain, adalah jenis kaca yang diproses dengan metode yang berbeda, untuk menghasilkan wired glass dan kaca bertekstur atau berpola.

Berpatokan pada keamanan dan keselamatan dalam bangunan yang wajib dijadikan prioritas, terdapat 3 jenis kaca yang bisa Anda andalkan, yaitu wired glass, tempered glass/ toughened glass, dan laminated glass. Wired glass adalah kaca yang disisipi kawat baja di antara kedua lapisannya. Kaca ini bisa dibuat berpola ataupun bening. Tempered glass adalah kaca yang diperoleh dari proses pemanasan sampai suhu 650˚C, kemudian dalam sekejap langsung didinginkan. Kekuatan tempered glass 5 kali lebih besar dibandingkan kaca biasa. Jika pecah, tempered glass akan hancur dalam bantuk pecahan-pechan kecil sehingga tidak melukai. Ini tidak mungkin Anda dapatkan dari kaca biasa yang jika hancur akan menjadi pecahan-pecahan berukuran besar dan runcing. Lain lagi dengan laminated glass. Kaca yang satu ini pada awalnya dipakai untuk jendela mobil. Kaca ini punya lapisan plastik tipis yang dipasang di antara 2 lapis kaca. Selain memperkuat kaca, lapisan ini juga berfungsi menjaga pecahan kaca agar tidak berhamburan atau melukai orang.

Dari segi tampilan, selain kaca bening atau clear glass, kita juga mengenal kaca sandlast yang bersifat semitransparan. Kaca ini sangat cocok untuk dipasang di area yang membutuhkan privasi lebih. Anda pun tidak perlu melengkapi dengan tirai.

Ada pula yang bernama stained glass. Stained glass adalah kaca yang dapat diwarnai atau dilukis. Selain hadir dalam satu kesatuan utuh, stained glass untuk jendela juga bisa hadir dalam format mozaik, berasal dari potongan stained glass yang dirangkai menjadi satu gambar utuh. Tidak hanya sangat artistik, stained glass juga mampu mengontrol cahaya yang masuk ke dalam ruang.

Yang terakhir adalah glass block. Jenis kaca ini sangat cocok untuk Anda yang menyenangi tampilan  aerly modern dengan sentuhan geometris yang kental. Kelebihan yang ditawarkan jenis kaca ini selain privasi lebih kepada penghuni adalah kekuatannya yang dapat diandalkan.

Tags: , , , ,