Jendela adalah Mata Bangunan

December 8, 2016 - 2 minutes read

Jendela adalah Mata Bangunan

Jendela sering dianggep sebagai “mata” sebuah bangunan dan merefleksikan semangat  bangunan tersebut. Bangunan yang bentuknya biasa saja dapat terlihat menarik berkat desain jendela yang unik, misalnya. Bisa dikatakan bahwa bentuk, ukuran, dan model jendela pada bangunan merupakan elemen vital dalam desain bangunan.

Jendela adalah bukaan atau lubang pada dinding atau atap bangunan yang berfungsi sebagai jalan keluar-masuk udara dan cahaya. Kehadirannya memungkinkan orang yang berbeda di dalam bangunan melihat keluar. Jendela biasanya dilengkapi penutup berbahan transparan. Dengan bentuk fisik seperti ini, jendela menjadi elemen transisional dalam desain arsitektur dan interior yang berfungsi sebagai penghubung visual maupun fisik antara suatu ruang dengan ruang lain dan antara ruang dalam dengan ruang luar.

Uuran, bentuk, dan penempatan jendela mempengaruhi kesatunan vital antara permukaan dinding dengan ruangan yang dilingkupinya. Jendela bisa terlihat sebagai objek yang terang pada sebuah dinding atau bidang yang gelap pada waktu malam. Jendela juga bisa dibuat dalam ukuran besar sehingga menjadikan dinding seolah-olah transparan, mampu menghadirkan koneksi visual bahkan menghilangkan batas antara ruang dalam dan ruang luar.

Dalam menentukan ukuran jendela, bukan hanya proporsi ukuran jendela dengan dinding saja yang perlu diperhatikan, tetapi juga proporsi antara ukuran jendela dengan dimensi tubuh pengguna bangunan. Kita terbiasa pada ukuran jendela yang tingginya melebihi kepala sementara bagian bawahnya sejajar dengan pinggang atau garis pinggul. Jika Anda ingin membesarkan ukuran jendela untuk  memaksimalkan akses view atau vista, bagilah ukuran jendela ke dalam unit-unit yang lebih kecil. Dengan demikian jendela terlihat lebih proporsional dengan ukuran skala manusia.

Uakuran atau standar baku tertentu yang mengatur ukuran bukaan jendela perlu diikuti. Hal ini penting untuk memenuhi jumlah udara dan intensitas cahaya luar minimum yang harus masuk ke dalam bangunan.

Selain sebagai penyedia bukaan,  ukuran jendela juga harus mampu mengakomodasi fungsi sebagai jalan keluar darurat. Hal ini sering diabaikan terutama pada fungsi-fungsi rumah tinggi. Padahal, jendela sebagai elemen yang berhubungan langsung dengan area luar sangat penting perannya sebagai emergency exit, terlebih dikamar tidur. Oleh karena itu, usahakan agar ukuran jendela pas dengan ukuran tubuh penghuni sehingga bisa dimanfaatkan untuk keluar menyelamatkan diri dalam situasi darurat.

Kami juga menyediakan beberapa aplikasi/partisi kaca untuk pembuatan jendela.

Tags: , , ,